Selasa, 05 Juli 2011

Kisah Tentang Tokoh MTA Yang Kabur


Sebagaimana dijelaskan dalam site resminya; Yayasan Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) adalah sebuah lembaga pendidikan dan dakwah Islamiyah yang berkedudukan di Surakarta. MTA didirikan oleh Almarhum Ustadz Abdullah Thufail Saputra di Surakarta pada tangal 19 September 1972 dengan tujuan untuk mengajak umat Islam kembali ke Al-Qur’an. Sesuai dengan nama dan tujuannya, pengkajian Al-Qur’an dengan tekanan pada pemahaman, penghayatan, dan pengamalan Al-Qur’an menjadi kegiatan utama MTA.

Organisasi yang sekarang dipimpin oleh Ahmad Sukino ini, meskipun bertujuan melakukan pengkajian Al-Qur’an dengan tekanan pada pemahaman, penghayatan, dan pengamalan Al-Qur’an, namun dalam prakteknya cara pemahamannya sangat dangkal dan cenderung memahami sesuai keinginan nafsunya untuk membid'ahkan dan mengkufurkan orang Islam.

Meskipun sering menyalahkan dan membid'ahkan orang, ternyata organisasi ini tidak kebal kritik atau tidak mau diluruskan apalagi disalahkan. Salah satu buktinya, pada Pengajian di Wonosobo dalam tri wulanan jamaah tariqoh naqsabandiyah-kholidiyah, 27 Maret 2011, Gus Zuhrul Anam Pondok Pesantren Leler Cilacap, salah seorang menantu Mbah Kyai Maimun Zubair Sarang dan murid Abuya Sayyid Muhammad Alwy al Maliki, bercerita bahwa beliau baru saja didatangi kelompok garis keras MTA (Majlis Tafsir Al-Quran). Rombongan berjumlah 4 org, dipimpin "kiai"-nya langsung, Ahmad Sukino.

MTA menyatakan keberatan dg pengajian2 Gus Anam (GA) yg sering menyinggung2 MTA.
Gus Anam menjawab, bahwa dia menyinggung ajaran MTA hanya sekadar menggunakan hak jawab, karena ceramah2 MTA sering membid'ahkan&menyesat2kn amaliah2 umat Islam, khususnya NU. Gus Anam menyarankan agar MTA tdk usah menyinggung2 soal khilafiah dlm dakwahnya.

MTA tetap tidak bisa menerima penjelasan Gus Anam. Gus Anam kemudian mengusulkan debat terbuka di Banyumas difasilitasi perguruan tinggi dg guru2/tokoh MTA. Debat dsiarkan langsung di TV, diliput wartawan2 utk membuktikan siapa yg benar.
MTA tidak mau, alasannya agama bukan utk debat-debatan.
GA menjawab yg membuat masalah terlebih dahulu bukan dirinya, tapi MTA. Dan didalam Qur'an disebutkan "wa jadilhum billatiy hiya ahsan"

Meski sudah dijelaskan panjang, MTA tetap memaksa Gus Anam jangan menyinggung-nyinggung lagi MTA dalam tiap pengajiannya. Bosan bertemu dengan orang-orang bodoh tapi ngeyel, Gus Anam akhirnya mengambil kitab, tokoh-tokoh MTA disodori kitab diminta membaca kitab tersebut. Mengetahui akan dites bahasa Arab dan pengetahuan agamanya, rombongan MTA langsung bersiap pamit.
Gus Anam terus meminta agar salah satu rombongan MTA mau membaca kitab itu, tapi tetap tidak mau, bahkan mereka terus berdiri, dan pergi tanpa sempat menikmati minuman+makanan yg dhidangkan.

Kawan... cerita ini, seperti cerita-cerita lain tentang tokoh-tokoh wahabiyah yang selalu lari bila diajak berdebat atau berdiskusi sehat untuk membuktikan hujjah siapa yang sahih dan benar, bukan dalam rangka merendahkan mereka, namun agar anda semua tidak mudah terlena dengan jargon kembali kepada quran dan hadits. Terlebih bila jargon itu dipekikkan oleh orang yang tidak bisa dimintai pertanggungjawaban ilmu yang dimilikinya, dan hanya berani bermain petak umpet, seperti anak kecil yang tidak perlu diladeni apalagi digugu dan ditiru... waspadalah!

69 komentar:

Menurut Saya Sesama Muslim tidak usah saling ejek mengejek , aku bukan warga MTA ,NU,Muhamadiyah dll ....aku hanya Orang Islam yg mengikuti Alqur'an dan Sunnah (jika ada suatu amalan yg tidak ditemukan dlm sunnah nabi ataupun Alqur'an maka aku tidak akan melakukan itu dan tidak pantas dilakukan oleh orang islam.).
aku tidak tahu apakah cerita ini benar dan yang kutahu hanya Alqur'an lah yang Benar . Maka Kembali kepada Alqur'an dan Sunnah Nabi adalah keputusan tepat yg harus diambil semua umat muslim.

Semoga Allah SWT senantiasa menyertai langkah-langkah kita. Saya rasa bukan seperti ini yang dikehendaki Rasulullah dan leluhur kita yang mulia. Saling menjelek-jelekkan antar ulama bukan pilihan sikap yang pantas dikedepankan.

Semoga Allah segera menunjukkan jalan terbaik untuk kita :)

sAssalamu’alaikum wr.wb.
Kami MTA Banyumas, menyatakan KEBERATAN dengan tulisan di atas.
Adapun hal-hal yang menjadi keberatan kami adalah:
1. MTA TIDAK PERNAH membid’ah-bid’ahkan muslim lain, mengkufur-kufurkan muslim lain, dan lain-lain.
Bila MTA membahas tentang bid’ah, syirik, kufur dst, tidak lain tujuannya adalah untuk mengkoreksi dirinya sendiri (untuk warga MTA sendiri) bukan untuk mengkoreksi orang lain.
Perkara orang lain masih suka melakukan hal demikian, warga MTA diajarkan tidak boleh mencela apalagi melarang (tentu lebih tidak boleh lagi).
2. MTA selalu terbuka dengan kritikan.
MTA sadar sebanyak-banyak ilmu yang kita pelajari, tentu masih ada ilmu yang kita belum tahu.
Maka dari itu MTA selalu terbuka dengan pelurusan.
Dari lisan siapapun, MTA siap menerima pelurusan jika itu berdasarkan Al Qur’an dan As Sunnah.
Silahkan meluruskan apa-apa yang sekiranya kita melenceng dari tuntunan yang benar.
3. MTA Perwakilan Banyumas, yang sowan ke Gus Anam berjumlah 3 orang (BUKAN 4 ORANG SEPERTI TULISAN DI ATAS) yaitu: Ahmad, Gunawan dan Sukino.
Pimpinan kami di Pusat “AL USTADZ AHMAD SUKINO” sama sekali tidak ada di forum itu.
BOHONG BESAR jika dikatakan “Rombongan berjumlah 4 org, dipimpin "kiai"-nya langsung, Ahmad Sukino.” ITU TIDAK BENAR DAN MENGADA-ADA.
4. Tidak benar jika dikatakan kami terkesan terburu-buru pamit, tidak sempat menikmati minuman+makanan yang disajikan. Seolah-olah kami lari terbirit-birit, hanya berani petak umpet dst.
Sekedar info saja, teh disajikan oleh santri beliau, sebelum beliau datang dari bepergian, kami menunggu, setelah beliau datang menemui sebentar, beliau ada telpon, kami menunggu lagi, mana mungkin kami tidak minum teh-nya (kalau makanannya kami lupa, ada makanan apa, lupa)

Memang kami disodori kitab (apakah itu KITAB KUNING atau KITAP APA ya...???), kami tidak ketakutan, tapi kami tidak mau mengikuti perintah beliau, ditest/diuji... jawaban kami santai saja, “Kami telah memberikan brosur kajian MTA, cd, profil MTA untuk dipelajari dan supaya lebih mengenal MTA, dan akan adil kiranya jika buku ini kami bawa/kami pinjam untuk kami pelajari di rumah.”
Pak Kyai tidak setuju, ngotot harus dibaca disitu, kami tidak mau eyel-eyelan, akhirnya kami pamit pulang.
Itulah keberatan kami, bagi kami sesama muslim adalah Saudara, haram darahnya, haram hartanya, haram pula kehormatannya.
Kami tidak jarang mendapatkan fitnah dari sana-sini, walaupun begitu “KAMI TIDAK PERNAH MEMBENCI SIAPAPUN”
Silahkan buktikan. Silahkan hadir sendiri ke MTA.
Wassalamu’alaikum wr.wb.

Saya sudah lama baca blog ini, dan saya yakin ini fitnah...

Assalamuaikum wr wb.
Dengan segala hormat, kiranya jika memang sama-sama kita mengkaji agama yang kita yakini ini, harus dengan hati yang tulus ikhlas. Supaya tidak terjadi hal diatas.
Apakah pantas, islam yang satu menjelekkan islam yang lain. haruslah kita tanggapi perbedaan dengan hati yang tenang, jangan mudah terbakar emosi yang malah akan menghancurkan kita.

"sebagai contoh silahkan disimak :
http://www.youtube.com/watch?v=VZ57Hc0ClLM&feature=related

Apakah pantas seorang yang kiranya berilmu tinggi tetapi malah menjelekkan yang lain. mohon untuk direnungkan bersama.

Semoga kita selalu diberi rahmat dan kasih sayang Ilahi.. amin

Siapapun kita, tidak sepatutnya mengikuti ustadz, kyai atau sesepuh masyarakat.. Tapi yang harus kita ikuti adalah Al - Qur'an dan Sunnah Rosul. Sehingga apapun yang disampaikan Ustadz maupun kyai harus berdasarkan duah di atas. Kalau berdasar Al - Qur'an jelas kita tidak perlu ragu, tapi kalo hadist kita harus cek kebenaran hadist tersebut.. Shahih atau tidak. Ketika mendengar berita tentang perbedaan paham, sebagai seorang muslim dari paham yang manapun mestinya bersikap tabayun jika memang mendengar suatu berita dari orang lain.. jangan sampai kita ikut menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya.. NU, MTA dan Muhammadiyah sama-sama ISLAM. Haram darahnya, kehormatannya pula. Mestinya jangan sampai memperolok paham yang lain. Gara-gara takut kehilangan pengikut sampai-sampai kita menyebarkan berita bohong. Na'udzubilah...

ada - ada aja nih tulisan.. ada lagi bualan yang lebih seru gak ??

Ni yg nulis blog sok2 pnter agama.. Satu jwbnku sempak...

Namanya juga pinggiran........

keberatan dari pihak MTA yg diwakili oleh saudara 'Pandawa Tech' telah disampaikan. Tentunya hal itu harus diperhatikan, lepas dari logis tau tidak jawaban dari saudara 'Pandawa Tech' itu.
kemudian agar permasalahan ini tidak berlanjut sehingga yg satu merasa didolimi oleh yang lain, apakah tidak sebaiknya tawaran dialog dari gus Anam disambut (dilayani) saja oleh MTA. Namun tentunya dialog yg digelar bukan dialog yang digunakan untuk saling menjatuhkan. jika terdapat ketidaksamaan pendapat maka sepakat untuk beda dan dilanjutkan untuk tidak menyinggung atau menghina pihak yg berbeda. begitu juga jika terdapat persamaan maka perlu saling membantu untuk melakukannya yaitu saling mengingatkan jika lalai. Ma'af kalau komen saya nglantur agak kurang genah jluntrungnya. Maklum saya awam tentang permasalahan ini.

kenapa harus menghujat , kenapa harus menfitnah , kenapa harus menuduh.........sesama muslim duduk bersama cari kebenaran menurut Alquran dan hadist ...

MTA mungkin tdk bermaksud membid'ahkan orang lain, tapi kalau warganya pasti ada, misalkan ada yg bertanya yg tanya wanita ,ustad saya menyampaikan kpd ibu2 majelis yasinan bahwa yasinan itu tdk ada dalilnya tapi teman saya tetap melakukan, Bagaimana dgn sikap saya ini ? Nah pertanyaan ini khan sama saja membid'ahkan orang lain , jadi jangan menyampaikan kpd orang yg suka tahilan dsb walau itu orang tua kita, suami/istri kita atau saudara kita ( Ada lho sebuah keluarga terjadi ketegangan gara2 tdk menghargai amalan masing2). Jadi silahkan kalau diantara kalangan sendiri

Subhanalloh,.,.wahai penulis blog, segera hapus blog ini dan bertaubatlah dengan sebenar benarnya taubat, dari pada kamu jadi ahli fitnah yang ancamannya masuk pada jurang neraka..

WAHAI PENULIS BLOG !!! Apa anda ingin menjadi ahli fitnah dan mendapatkan dosa turunan? Segera bertaubatlah dari pada masuk pada jurang neraka.

sing gawe blog goblok,,,,, kenthir,,,, koplak,,,,,!!! ngak konfirmasi kebeneran nya dulu....

Komentatornya sama-sama gk jelas. Mana yang benar dan salah saja belum jelas, semua sama-sama mengaku benar. Sebaiknya kedua pihak saling bertemu (Gus Anam sama Sukino) berdiskusi dengan dalil masing-masing, kalau perlu disiarkan TV nasional. Biarlah masyarakat yang menilai. Kalau yg benar versi masyarakat MTA, pasti akan diikuti semua orang.

komen diatas..... knapa menyudutkan penulis blog??? bkannya saya membela... tapi sebaiknya klo memang benar cerita diatas..... seharusnya pihak MTA mau untuk diajak berdebat.... tentunya dengan baik...karena dalam al-qur'an ada ayat yang membolehkan berdebat.... tentunya kembali lagi dengan MTA yang mengembalikan segala sesuatu dengan kembali kepada Al-Qur'an....
trus masalah disuruh baca kitab.... seharusnya menurut aja.... apa susahnya membaca kitab... toh tulisannya juga tulisan arab sama juga dengan al-qur'an....(disuruh baca bukan memaknai)......

Ayo semua organisasi di Indonesia berdakwahlah dengan cara masing-masing. Tidak semua orang bisa disentuh dengan semata-mata dakwah model NU atau Muhammadiyah, atau MTA, atau Hidayatullah, atau yg lain. Semua punya lahan dan spesifikasi masing2. Memalukan dan menggelikan melihat perdebatan2 yg ada. Seperti rebutan balung tanpa isi. Yang penting tujuan sama, tegaknya kalimat Laa Ilaaha Illallah Muhammadurrosulullah..

kata bapak ane, belajar islam dari syariat, tarekat, hakikat dan makrifat.. trus kalo mau ngaji sama yang tau agama,, buka cuma baca doang...

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Heheheh semoga kita semua termasuk golongan orang2 yang sabar...
kebetulan saya belajar semua, dan semuanya tidak saling menjelekkan...

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (Hujurat ayat6) Mudah mudahan yg nulis ini faham ayat diatas... Segera diberi hidayah oleh Allah dan bertaubat... atau allah akan memberi balasan yg setimpal.

Seingat saya Tulisan di Blog ini sudah sangat lama dan didalamnya terdapat ajakan diskusi dari pihak Gus anam kepada MTA. Akan tetapi sampai detik ini tidak ada tanggapan baik dari pihak MTA. Justru komentar dari para pendukung MTA terkesan bernada menjelak-jelekan penulis blog, bahkan ada yang menyitir ayat yang seharusnya ditujukan pada Fasikun tetapi nadanya ayat tersebut ditimpakan pada penuis blog ini, ngeri jadinya saya. Dari renungan ini aku jadi sadar kalau MTA dan Al Ustad Sukino itu ????????????????????????????????????????? (ma’af hanya banyak tanda tanya!).

Saya dangkal dalam Ilmu Agama, tapi saya berharap bagi Sauradaku sesama Muslim....Bukan begini caranya membangun Ukhuwah....Saya Rasa semua juga tahu..seharusnya seperti apa. Maturnuwun.

Yang menjelek2kan blog diatas berarti orang yang keras hatinya, krn diajak mujadalah(ada tuntunannya dlm al qur'an) kok tidak mau......apa ini tidak sama dengan yahudi???????

gitu aja kok repot ......!!!!

orang islam indonesia ini memang bikin malu aja, agama kok mau bikin debat , nggak ada persatuanya padahal tuhanya, qur'anya rosulnya sama.

gimana nggak malu lha wong
agama non moslim saja belum pernah ada yang ribut2 mslh agama ,semua bersatu , apa kata mereka??

lha orang islam sekarang ini harusnya bersatu ,masalah beda pendapat itu tidak apa!
jangn saling olok.

islam itu : indah,sejuk,lembut,aman,......dimana semua itu!!
malah bnyk yng salah , dari ajaran islam , islam di ciptakan bukan untuk saling bermusuhan antara islam.

gitu aja kok repot....

Disemua agama pasti ada perdebatan.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

hasibu anfusakum qobla an tuhasabu..,. eleng kang!!!!!!!!

di daerah saya, MTA jg membuat tersinggung warga nahdliyin, apalagi dia menggunakan media radio untuk menyebarkan dakwahnya, kalau begitu terus orang akan dicekoki dengan pemahaman mereka terus menerus, padahal kebanyakan pemahaman mereka banyak yg salah, menurut para ulama

dalam syi`ir tanpo waton berbunyi:jangan ngaji/belajar ilmu syari`at saja yg pada akhinya gampang meng kafir kan orang lain.

Yaaaa Kalau membid'ahkan atau mengkufurkan hanya untuk kalangan sendiri (MTA) ya jangan disiarin d radio dong.

gitu aja kok remos...:D

wahh bahaya blog ini kalo suka fitnah, laporkan aja ke polisi.
ato orang NU di ajak debat terbuka aja di siarkan langsung di radio Dan TV nasional biar semua orang tau bahwa ustads ASu-kino adalah PAHLAWAN PEMBELA KEBENARAN PENUMPAS KEMUSYRIKAN.
muhammadiyah juga gak pake tahlil dll, tpi kok gak pernah geger ya....
ada asap pasti ada api, ini bukan perdebatan atau olok olokan, tapi pembelaan warga NU yang di hujat habis habisan oleh asu-kino.
Ulama NU siap mengupas ilmu dgn asu-kino
kalo berani sich..........
kalo takut ya lanjut aja gembar gembor di radio dan di VCD. tentunya dengan alasan agama tidak perlu di perdebatkan

Pertondo jaman is tuo.....

Banyak orang pinter tp slg menyalahkan..n...

N banyak pula pengajian2 islam gayabaru...tp yg besar2kn hny hal2 kilafiah yg semakin memecah belah ukhuwah islamiah.....

Bukan mengkaji ttg bagaiman mjd hamba yg benar...


Wprseperti pengajian2 tasawuf yg hny mcari ridha allah...

Emboh rek,nek gak melu kyai iku melu sopoooo??? Sinau dewe nafsir" dewe yo tambah keliru... Mangkane ojo NJANCUK I,seng ikhlas lan temen ngono loooo

Namanya fitnah yg jelas kita semua tahu, bhs yg dilontarkan tanpa ada bukti dan alasan yang tepat, tapi kalo orang berani bicara blak blak blak dan sy yakin dia berani bertanggung jawab didunia atau di akhirot,apalagi yg bicara tokoh dia pasti punya alasan yg tepat, siapapun yg dirugikan pakai aja jalur hukum, kita hidup dilindungi hukum, jangan gampang kita mengomentari sesuatu yg tak bs menyelesaikan msalah.

Becik ketitek olo ketoro

ayo nek jalur hukum.... wong dho dncuk kbeh.....

Bila belajar agama, sebaiknya ke pesantren/kiai,
biar tidak tersesat, ,

tapi ada beberapa yang bilang ulama/kiai itu ajarannya sesat, ,,

jadi siapa dunk yang tersesat???

:)

menurutku ini bukan fitnah melainkan benar adanya dan orang yang seperti itu bisa disebut iblis dan juga setan.

dan yang memposting n membela sukino itu pasti pengikut sesatnya

seharusnya pak no [a sukino]melayani debat donk....ngapain gak mau,biar kita sadar bisa intropeksi diri,biar terbukti mana yang benar n salah,kalo gk mau nanti slalu merasa benar trus.....mau ya mau ya hehehe

(berdasar pengalaman) ane sering diskusi sama orang2 Wahabbi, MTA atau yang sejenisnya... akhir-akhire aku ya bingung dewek. lah wong kae senenge ngeyel lan dalile ya ora pada nyambung. paham asbabun nuzul, wurud, mustolah hadits lan ngerti nahwu shorof mbuh ora (palingan ora). bener ngendikane Imam Syafi'ie: " aku mampu berhujjah menghadapi 10 orang ahli ilmu. Tapi aku pasti akan kalah berhujjah menghadapi 1 orang jahil yang tidak paham landasan ilmu"
wis toh Kang, aja gelem buang wektu lan pikiran diskusi karo model MTA dan sejenisnya... masih banyak hal penting lain yang harus dikerjakan

3NU KOK NGENE NEK WES BENER MENENG WAE, KAKEAN BACOT PODO ISLAME DO PADU
GOBLOK,



http://islamterbuktibenar.net/

IKI DI BUKAK AGAMANE ISLAM KIE LECEHKE NGERTI RAK.
ORA USAH NGURUSI MTA , NU PODO ISLAM E
DAMAI.

dulu NU dan Muhammadiyah sering debat, sekarang NU dg MTA, pernah denger juga Kajian Ust. Marjuki dari alang menjelek-jelekkan PKS, SALAFI.. sebenernya NU itu udah mendalami ajaran2 mereka itu belum...??

wahai warga NU, dimana kalian... jam'ah kalian di desa saya tidak terurus. ktanya mereka warga NU, tapi kajian tidak pernah, seminggu sekali yang ada cuma yasinan. LEBIH PENTING MANA Kajian dg Yasinan...???

dahulukan yang lebih penting... NU besar tapi keilmuan hanya berkisar di pesantren, bagi yang tidak nyantri sangat lemah pemahamannya...

kita semua sama2 ingin menegakkan Islam, wahai warga NU yang fanatik, hilangkan kefanatikan kalian. belajarlah diforum kajian di tempat lain bir kalian tidak fanatik buta...

Lebih penting mankah mengajari warga kalian mendalami ILMU secara rutin, di banding YASINAN secara rutin. dan sesekali megadakan Al-BAQARAHAN/AL IMRANAN, masak yasinan terus...???? Al-Qur'an itu ada 114 surat, tidak cuma satu surat...


" ayo belajar berfikir logis, tapi jangan menuhankan fikiran.."

Kok enteng banget ya orang menebar fitnah, apalagi dgn sesama muslim. Demi sesuatu yg murah....

Ini bukan fitnah, tapi benar adanya..
tetanggaku sejak gemar ngaji di radio ( Ngaji kok di radio ) akhirnya tersesat.. Gurune gak jelas asal usulnya, kalo org jawa bilang harus jelas bobot bibit lan bebet nya..
Nah sejak itu, lihat bapaknya sendiri datang kenduri, bapaknya aja dibilang kafir coba..

Buat tuan-tuan semua, itu ajaran sengaja dimasukkan org yahudi dgn tujuan memecah belah umat.. karena rata-rata pengikutnya adalah org awam yg gampang dipengaruhi, gampang bilang kafir sm org ilam lain faham/aliran..

Boleh dengerin radio tapi jangan dimakan mentah.. carilah guru, bandingkan dr hati nurani anda yg paling dalam..

awas, hati2.. antek yahudi merasuki hati anda..

Bukti utama yahudi ingin memecah belah umat.. dia mengkafirkan org islam, tapi kenapa dia tidak mengkafirkan agama lain yang pada menyembah berhala..

Hati-hati semua pada yahudi yang ngaku islam..

Sadarlah semua..

Begitu sombongnya kita. NU tidak pernah melakukan hal2 yang tidak pernah ada alasannya. Dalilnya ada historisnya ada.

Maaf bukan maksud saya untuk membela. Hanya sekedar meluruskan anggapan bahwa tulisan di blog ini adalah fitnah. Mungkin tulisan di blog ini benar adanya. Karena Ustadz yang mengasuh jamaah pengajian saya yang ada di Karanganyar dan di Solo pernah mengajak diskusi terbuka dengan MTA. Hal ini disebabkan SALAH SATUnya adanya fatwa dari MTA bahwa DAGING ANJING itu halal. Fatwa tersebut tidak hanya isu, karena dulu istri saya pernah ngaji di MTA selama 3 tahun, juga mengatakan demikian (namun istri saya sudah keluar dari MTA). Fatwa tersebut tentunya menyesatkan bagi jamaah MTA maupun jamaah non MTA yang kebetulan mendengarkan kajian tersebut. Tetapi permintaan kami untuk melakukan klarifikasi tentang DAGING ANJING tersebut dan permasalahan2 yang lain lewat diskusi terbuka juga tidak pernah ditanggapi. Demikian dari kami, semoga menjadi penawar bagi komentator2 yang menganggap tulisan di blog ini fitnah. trimaksih

xixixixixiix....
yaii yaii ehh pak.. pak..
Sukino bersama temanya..

hihihihihihihihihihihi
==============================
Meski sudah dijelaskan panjang, MTA tetap memaksa Gus Anam jangan menyinggung-nyinggung lagi MTA dalam tiap pengajiannya. Bosan bertemu dengan orang-orang bodoh tapi ngeyel, Gus Anam akhirnya mengambil kitab, tokoh-tokoh MTA disodori kitab diminta membaca kitab tersebut. Mengetahui akan dites bahasa Arab dan pengetahuan agamanya, rombongan MTA langsung bersiap pamit.
Gus Anam terus meminta agar salah satu rombongan MTA mau membaca kitab itu, tapi tetap tidak mau, bahkan mereka terus berdiri, dan pergi tanpa sempat menikmati minuman+makanan yg dhidangkan.
=================================

semoga redaksi blog ini diampuni dosa dosanya, ingat stiap kata2 anda dicatat Malaikat,,

bismillah,,
baiknya di adakan diskusi damai,antra kedua pihak.agar ada saling pngertian dan pmahaman yg ilmiah.klo perlu di agenda stahun brapakali gitu.,,tau dari DEPAG mengagendakan itu.smacam diskusi ormas-ormas islam,agar trjalin juga silaturrahmi.jadinya kan saling trbuka,baik hbungan taupun keilmuan.dan smua pihak dngan tujuan sama dan hrus mnrima itu.trima ksih,,alkhamdulillah

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

yang tahu tulisan diatas fitnah atau enggak ya penulis sendiri, MTA tidak perlu meladeni debat karena hawanya sudah tidak sehat, sudah dipastikan akan kontra produktif. biar saja orang bilang MTA sesat, menghalalkan anjing, zina lebih baik drpd tahlilan, insya Allah MTA tetap istiqomah dan tidak akan pernah padam semangat untuk mempelajari al-qur'an dan ash-sunah. Baik buruk orang itu bisa dilihat dari omongannya dan itu yang akan dipertanggungjawabkan diakherat kelak. Maju terus MTA dan tetap istiqomah, do'aku menyertaimu.....

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

biar Alloh yg membuktikan siapa yg benar siapa yg fasik
setahu saya MTA tidak pernanh menyimpang dari Al Qur'an dan sunnah rosul

dakwah mta tidak perlu dikhawatirkan. Yang lebih mengkhawatirkan adalah ghazwul fikri yg sudah merasuk hingga anak TK, umat islam sedikit demi sedikti namun pasti mnjadi dangkal islamnya dan hanya di bibir saja. Ini jauh lebiih berbahaya, jika dakwah mta itu dianggap berbahaya.

ayow berfikir sejenak, Dengan mengudaranya radio MTA ke pelosok- pelosok desa,, orang2 NU makin kelihatan kepandaiannya,,,

bapak,tuan, mister, om.. ASUKINO ngajinya ke mbah dukun mana aja sie?
ke mbah google juga p ngga?

Kalau debat yg menuju kebaikan itu di perbolehkan utk meluruskan,agar masyarakat tahu tentang kebenaran,jgn mmbid'ah2kan ibadah yg semua itu ada hujjahnya masing2.hasibuu qobla an tuhaasabuu....

mari kita berdamai, dan berdebat secara damai,,, insyallah guru2 kami, para ulama nahdliyyin tidak berbicara karena nafsu,,,, itu karena semata-mata untuk menjaga NKRI dan agama Islam, demi kebaikan umat kedepannya. salam hormat pada smua

hati-hati memberitakan sesama sodara...belum tentu seperti itu

saya setuju cuma gk bs begitu aja juga. minimal kl kita ngaku islam ya bisa baca kitabnya jd kl ada yg nanya tau kalo blm yaa belajar ama ahlinya...

masalah khilfiyah bila diperdebatkan tak jamin gk bakalan ketemu, manusia punya sifat: merasa paling benar, paling pintar, paling tahu. kita sebaiknya mengamini perbedaan itu. bisa jadi anda beragama islam dan berdebat agama islam karena anda lahir di indonesia yg mayoritas islam dan orang tua anda islam. coba anda lahir di amerika atau benua eropa sana. mungkin saat ini agama anda bukan islam, dan sedang memperdebatkan agama non islam anda yg juga terpecah jadi beberapa aliran.

Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Judule blog seorang nahdliyin, kenapa gak Muslim ummat Nabi Muhammad SAW? katanya klo ada pertanyaan kubur pertanyaanya apa agamamu? trus Mbah Lebe bilang :" jangan kuwatir dan jangan takut jawablah dengan mantap" ISLAM"..bukan ISLAM NU, atau Islam MTA,...(TALQIN wkt mayit sudah dikubur oleh Pak Lebe). Piye jal...jarene nek sing mbangga-bangaake golongan termasuk memecah belah agama...

Kita semua islam. Saya ngaji di nu muhamadiyah mta. Semua saya jdikann jalan untk berislam

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites